Mahasiswa Dan Korpus KKN UTU Launching Klinik Stunting di Takengon
  • UTU News
  • 05. 07. 2022
  • 0
  • 568

MEULABOH, UTU – Mahasiswa Universitas Teuku Umar (UTU) yang sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi di Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, meluncurkan (launching) Klinik Stunting, di Puskesmas, Desa Burni Bius Baru, Kecamatan Silih Nara, kabupaten setempat, Selasa, 5 Juni 2022.

Launching Klinik Stunting dilakukan bersama Koordinator KKN dan Pemagangan UTU, Teungku Nih Farisni, SKM.,M. Kes.  Kegiatan Launching Klinik Stunting yang bertema “Wujudkan Generasi Berkualitas Bebas Stunting Mulai Dari Kita”, dihadiri masyarakat, Geuchik (Reje) Burni Bius Baru, Iskandar, S.Pd. I,  Kepala Puskesmas, Camat, Babinsa, dan sejumlah aparat desa lainnya dalam Kecamatan Silih Nara.

Teungku Nih Farisni antara lain mengatakan, Launching Klinik Stunting yang dilakukan oleh 7 (tujuh) mahasiswa UTU ini merupakan program kerjasama bersama mitra yaitu Puskesmas Desa Burni Bius Baru, Kecamatan Silih Nara. “Launching ini salah satu kegiatan  yang digalakkan oleh mahasiswa KKN Kolaboarasi”, ujar Teungku Nih Farisni, yang juga Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UTU.

Dijelaskan, Klinik Stunting merupakan gagasan dari adik-adik mahasiswa, yang dibentuk di desa  Burni Bius Baru, disambut baik oleh Kepala Puskesmas setempat. Selain itu, launching juga diisi dengan beberapa materi, baik  dari Bidan Desa, dari Universitas Syiah Kuala (USK), dan dari Universitas Teuku Umar (UTU). Dari USK disampaikan oleh Nurhasanah, dari UTU materinya disampaikan Korpus KKN dan Magang, Teungku Nih Farisni.

Korpus Teungku Nih Farisni dalam penyampaian materinya, diharapkan dengan adanya Klinik Stunting ini dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan dukungan/komitmen dari masyarakat dan Geuchik Burni Bius Baru setempat, yang dinilai sangat penting dalam pelaksanaanya dan dapat menciptakan regulasi/kebijakan di desa berupa qanun terkait pencegahan dan penanggulangan stunting sehingga Implementasi Klinik Stunting dapat berjalan sebagaiman mestinya.

Sementara itu, Geuchik (Reje) Burni Bius Baru, Iskandar menyampaikan,  Klinik Stunting ini merupakan gagasan baru yang nantinya akan diteruskan ke tingkat kabupaten sebagai inovasi terbaru yang dimulai dari Desa Burni Bius. (***)

Lainnya :