• incubator
  • 22. 05. 2019
  • 453

Penguasaan dan penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) dalam hal produk inovasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan nasional. Pembangunan nasional berakar pada kemampuan dan cara pandang terhadap inovasi teknologi yang dimiliki suatu bangsa. Inkubator Bisnis Teknologi (IBT) merupakan suatu program yang didesain untuk membina dan mempercepat pengembangan bisnis dengan tujuan menjadikan usaha tersebut menjadi profitable, organisasi dan keuangan yang benar, serta menjadi perusahaan sustainable, sehingga memiliki dampak positif bagi masyarakat. Pada dasarnya inkubator bisnis adalah organisasi yang menyediakan infrastruktur dan pelayanan yang menaikkan nilai tambah suatu usaha. Inkubator bisnis akan membawa ide dan konsep dari "technopreneurs" pada tahap pertama (awal) menjadi rencana dan implementasi usaha. Secara operasional dalam rangka pengembangan wirausaha baru yang tangguh dan unggul, Inkubator Bisnis memberikan bantuan pendidikan, pelatihan dan magang yang didukung oleh fasilitas/akses teknologi, manajemen, pasar, modal, serta informasi secara umum maupun spesifik.

Di Indonesia khususnya Aceh perkembangan minat sarjana muda dalam wirausaha baru dalam dekade akhir ini terlihat semakin meningkat. Dilain pihak juga tingkat pengangguran yang dialami oleh mahasiswa setelah lulus sarjana juga meningkat. Meningkatnya pengangguran tidak terlepas dari faktor ketersediaan lapangan kerja di Aceh khususnya di Aceh Barsela (Aceh Barat Selatan). Semakin terbatasnya lapangan pekerjaan di Aceh, sehingga terbukanya kesempatan peluang berwirausaha dan mudahnya memperoleh pengetahuan mengenai kewirausahaan dalam era teknologi dewasa ini. Jika dilihat dari letak geogarfis, Aceh Barat Selatan (Barsela) merupakan daerah yang cocok untuk diterapkan kewiraushaan dibidang agro and marine industries. Letak Aceh Barsela yang dikelilingi oleh garis pantai merupakan sumberdaya potensial untuk marine yang harus dieskplorasi dan juga masih banyak lahan-lahan subur untuk bidang agro.

Inkubator Bisnis Teknologi Universitas Teuku Umar (IBT-UTU) merupakan salah satu solusi sebagai lembaga pendukung kewirausahaan diwilayah barat selatan Aceh dengan core bidang lembaga induk adalah Agro and Marine Industries (industri berbasis agro dan marine). Wilayah Aceh Barat dan sekitarnya memiliki potensi yang dapat dikembangkan dalam skala besar jika manajemen dari hulu sampai dengan hilir dilakukan

 

secara baik dan benar. Sektor Marine Industry yang dapat dikembangkan yaitu perkapalan, kelautan, pariwisata, dan hasil laut. Salah satu potensi yang dapat dikembangkan yaitu hasil laut yang melimpah seperti ikan tongkol, kerapu, udang, dan rumput laut. Produk hasil laut ini jika dikelola dan diolah dengan baik dapat menjadi nilai jual yang tinggi. Begitu juga dengan produk pertanian dan perkebunan unggulan seperti pala, nilam, kopi, kayu manis dan sereh wangi yang ada di Provinsi Aceh. IBT – UTU diharapkan dapat melahirkan wirausaha muda dengan tingkat intelektual dan inovasi yang tinggi, sehingga memiliki daya saing yang tinggi pula. Alternatif pilihan ini sangat tepat dan menjanjikan bagi kader intelektual muda untuk tidak memikirkan mencari kerja tetapi bagaimana para intelektual muda yang inovatif dapat berpikir kreatif untuk menciptakan usaha yang prospektif dan strategis agar menjadi wirausaha muda yang mampu menciptakan lapangan kerja (Kemenkop dan UKM, 2012).

Hadirnya IBT-UTU satu-satunya di Aceh Barat Selatan, lembaga ini dapat membantu calon wirausahawan baru dalam banyak hal untuk membangun wirausaha. IBT-UTU dapat menyalurkan pengetahuan manajemen organisasi dan keuangan dalam membangun suatu usaha. Pembelajaran selama dibangku kuliah ternyata masih banyak kekurangan dalam hal adaptasi pada dunia usaha secara nyata. Kemampuan dalam menyesuaikan produk dengan selera pasar ternyata masih perlu pembelajaran yang diperoleh di bangku kuliah. Ditambah lagi dengan kurangnya kemampuan mengkases bahan baku, pemodalan dan lain sebagainya. Persentase kegagalan para wirausahawan baru mencapai 90% (Kemenkop dan UKM, 2012).

Penyelesaian permasalahan wirausahawan pemula dapat dilakukan dengan pendampingan. Pendampingan merupakan layanan yang disediakan oleh Perguruan Tinggi melalui Inkubator Bisnis Teknologi (IBT) yang berperan dalam pendampingan wirausaha selama periode tertentu. Para pelaku usaha dalam hal ini disebut Tenant, yang dibimbing secara teknis untuk mengenali bagaimana dunia bisnis yang sesungguhnya, termasuk memperkenalkan para wirausahawan baru (Start up) dengan para supplier bahan baku, pasar, bahkan sumber permodalan dan teknologi yang dapat diakses. Dengan cara ini maka start up baru akan lebih mudah dan nyaman ketika nantinya bersosialisasi dalam dunia bisnis yang sesungguhnya, dan mempunyai peluang yang lebih tinggi untuk berhasil. Salah satu alternatif dalam menumbuh kembangkan wirausaha handal tersebut adalah melalui inkubasi yang pada umumnya dikembangkan oleh Perguruan Tinggi melalui Lembaga Inkubator Bisnis Teknologi.

Komentar :